Halo, Ayah dan Bunda! Pernahkah Anda merasa bah wa setiap momen bersama keluarga terlalu berharga untuk dibiarkan berlalu begitu saja? Liburan singkat di taman atau perjalanan pantai yang cerah bukan hanya tentang melepas penat, tapi juga tentang mengumpulkan kepingan kenangan yang tak ternilai harganya. Baru-baru ini, saya mencoba sesuatu yang berbeda. Saya tidak hanya mengambil foto, tapi juga mengubah salah satu momen favorit kami menjadi sebuah karya seni bergaya ilustrasi minimalis. Lihatlah hasilnya! Foto asli yang penuh warna dan detail diubah menjadi siluet artistik yang tenang, dengan sentuhan cat air yang lembut pada latar belakangnya. Saya juga mengabadikan momen di pantai dengan gaya yang sama. Bayangkan betapa indahnya deretan foto ini jika dicetak dan dipajang di dinding ruang tamu Anda. Sebuah galeri kecil yang bercerita tentang petualangan dan kasih sayang. Saya ingin mengajak Anda untuk melakukan hal yang sama dengan kenangan keluarga Anda. Jadikan momen liburan,...
안녕하세요 Kali ini aku mau share prosesku menikah dengan suami aku (Orang Korea). Aku share berdasarkan pengalaman aku sendiri, walaupun ada kekeliruan proses, tapi bersyukur banget sekarang sudah selesai. Pertama aku hanya ikut suami yang bicara hanya perlu Surat Keterangan Belum Menikah, Kartu Keluarga (Asli) dan Akta Kelahiran (Asli) untuk menikah di Korea. Jadi aku hanya menyiapkan 3 dokumen itu untuk aku bawa ke Korea. Setelah 5 hari di Korea aku dan suami pergi ke Guchong, kalau menurut aku itu semacam Kantor Catatan Sipilnya Korea, untuk Lapor Menikah. Ini dia 구청 (Guchong) di Busan, Dokumen yang aku bawa seperti yang udah aku sebutin diatas, Kartu Keluarga (ASLI), Akta Kelahiran (ASLI), dan Surat Keterangan Belum Menikah (ASLI), sedangkan untuk suami cukup bawa Identitas Card Nasional. Setelah masuk ke dalam, masuk lurus saja tidak perlu naik eskalator, karena pelayanan pernikahan ada di lantai 1, langsung datang ke meja yang bertuliskan 가족 등록신고 서...